Kalkulator Break Even Point (BEP)
Masukkan biaya tetap bulanan, harga jual, dan biaya variabel per unit. Kalkulator menghitung berapa unit dan omzet yang dibutuhkan supaya bisnis tidak rugi.
- Gratis
- Tanpa daftar
- Hasil langsung muncul
Hasil
Minta rencana capai titik impas
Kami bantu terjemahkan target BEP ini jadi rencana channel dan budget marketing. Gratis lewat WhatsApp.
Apa itu break even point?
Break even point (BEP) atau titik impas adalah jumlah penjualan saat total pendapatan sama dengan total biaya. Di titik ini bisnis belum untung, tetapi juga tidak rugi. Setiap penjualan setelah BEP mulai menjadi laba.
Rumus BEP
Margin kontribusi per unit = harga jual − biaya variabel per unit
BEP unit = biaya tetap ÷ margin kontribusi per unit
BEP rupiah = BEP unit × harga jual
Unit untuk target laba = (biaya tetap + target laba) ÷ margin kontribusi per unit
Cara menurunkan BEP
- Naikkan margin kontribusi lewat harga jual yang lebih tepat atau biaya variabel yang lebih efisien.
- Tekan biaya tetap yang tidak langsung mendukung penjualan.
- Naikkan nilai transaksi dengan bundling atau produk pelengkap.
Sudah tahu target unit per bulan? Terjemahkan ke budget iklan dengan kalkulator budget iklan.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa beda biaya tetap dan biaya variabel?
Biaya tetap tidak berubah walau penjualan naik atau turun, misalnya sewa dan gaji tetap. Biaya variabel ikut bertambah setiap ada penjualan, misalnya bahan baku, kemasan, dan komisi.
Apakah biaya iklan termasuk biaya tetap atau variabel?
Tergantung cara kamu mengelolanya. Budget iklan bulanan yang tetap bisa dimasukkan ke biaya tetap. Kalau biaya iklan dihitung per penjualan, misalnya biaya per akuisisi, masukkan ke biaya variabel.
Bagaimana menghitung BEP untuk banyak produk?
Pakai harga jual dan biaya variabel rata rata tertimbang sesuai komposisi penjualan, atau hitung BEP per produk utama.
Berapa lama sebaiknya bisnis mencapai BEP?
Tidak ada patokan pasti. Yang penting, rencana penjualan dan modal kerja cukup untuk bertahan sampai titik impas tercapai.