Mengetahui contoh website toko online, penting buat pelaku bisnis agar tahu mana jenis website yang cocok untuk produknya. Website menjadi sangat penting saat ini, kerena hampir semua orang memilih berbelanja melalui online, karena lebih praktis dan lebih mudah dibandingkan belanja langsung di toko.
Selain itu, fungsi web toko online juga sebagai etalase digital yang menampilkan produk jualan Kamu lebih menarik dan profesional. Selain itu, bisa menjadi sarana interaktif yang memungkinkan pelanggan untuk berkomunikasi langsung dengan penjual, sehingga meningkatkan kepercayaan dan pengalaman belanja secara keseluruhan.
Oh iyaa, toko online yang memiliki website juga bisa meningkatkan brand awareness serta penjualan Kamu secara online. Yuk, ketahui contoh website toko online untuk menjadi referensi untuk toko Kamu!
Daftar Isi
CONTOH WEBSITE TOKO ONLINE
Setiap platform pasti memiliki kelebihan dan cocok untuk jenis bisnis tertentu. Berikut beberapa contoh website berdasarkan platform yang digunakan:
Hitung langsung: pakai kalkulator conversion rate gratis dari LOPOKOPI.CO untuk melihat dampak kenaikan conversion rate ke penjualan.
Berbasis WordPress + WooCommerce
WordPress dengan WooCommerce merupakan salah satu pilihan paling populer untuk membuat situs pada toko online. Sebagai contoh:
- Hijup.com merupakan website toko fashion muslim Indonesia yang memiliki desain modern dan profesional dengan tampilan bersih juga memiliki navigasi yang efisien.
- Kemudian salah satu brand kosmetik lokal, wardahbeauty.com. Website ini dirancang dengan design yang elegan dan responsif, navigasi yang intuitif.
Kedua brand tersebut memiliki website yang mengutamakan pengalaman pengguna yang baik, desain yang menarik, fitur yang lengkap, serta strategi pemasaran digital yang kuat.
Berbasis Shopify
Selanjutnya, website yang berbasis shopify. Platform ini sangat cocok untuk Kamu yang ingin membuka bisnis sebagai toko dropshipping. Berikut contoh website yang berbasis Shopify:
- gymshark.com, merupakan brand pakaian olahraga yang berkembang pesat secara global. Web ini di desain dengan visual yang modern dan minimalis, juga navigasi yang intuitif untuk memudahkan pelanggan membeli produk.
- Website dengan basis shopify juga digunakan pada brand perawatan pria seperti beardbrand.com dengan desain yang lebih fresh dan profesional, warna yang netral untuk mencerminkan identitas brand.
Kedua brand tersebut berhasil memanfaatkan website mereka yang tidak hanya untuk penjualan, tetapi juga sebagai alat untuk membangun identitas brand dan meningkatkan interaksi dengan pelanggan.
Baca juga: Ketahui Bagaimana Cara Mengecek Visitor Website dan Manfaatnya untuk Bisnis!
Berbasis Custom Development
Custom Development ini merupakan website yang dibangun dari awal tanpa bergantung pada platform yang siap digunakan. Biasanya digunakan oleh brand-brand besar karena membutuhkan fitur khusus dan tingkat fleksibilitas lebih tinggi, Contohnya:
- Website adidas.co.id memiliki keunggulan utama tampilan produk yang interaktif dan menyediakan fitur 3D product visualization dan caching tingkat lanjut, sehingga website memiliki kecepatan loading yang optimal.
- Kemudian, website apple.com yang memiliki desain modern dan terhubung dengan sistem Apple Store dan Apple Support, sehingga sistem navigasi pada website sederhana dan efisien.
Kedua website tersebut memiliki fitur yang dikembangkan secara khusus untuk memenuhi kebutuhan bisnis mereka.
FITUR-FITUR YANG HARUS ADA DI WEBSITE TOKO ONLINE
Desain responsif dan user-friendly
Jika ingin meningkatkan pengalaman pengguna, kepercayaan pelanggan, hingga meningkatkan penjualan. Maka pembuatan website toko online kamu harus memiliki desain responsif dan user-friendly.
Google lebih memprioritaskan situs yang mobile-friendly dalam hasil pencarian. Jika website Kamu kurang responsif, ranking SEO dalam web pada toko online kamu bisa menurun.
Navigasi yang Mudah
Navigasi pada website berfungsi untuk membantu calon pelanggan menemukan produk atau informasi yang mereka cari dengan cepat dan mudah.
Jika navigasi dirancang membingungkan, calon pelanggan akan kesulitan dan kemungkinan besar akan meninggalkan website tanpa melakukan checkout produk.
Nah, pastikan navigasi yang dimiliki pada situs toko online Kamu harus memiliki navigasi seperti menu, kategori, dan pencarian produk yang dirancang dengan struktur yang mudah digunakan.
Call to Action (CTA)
CTA atau call to action pada web merupakan fitur yang berfungsi untuk mengarahkan pengunjung melakukan tindakan seperti membeli produk, mendaftar, mengunduh, atau menghubungi bisnis.
Baca juga: Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Website Kena Hack!
Biasanya CTA berupa tombol. Teks, atau banner yang dirancang dengan warna mencolok, teks persuasif, dan posisi yang strategis agar menarik perhatian pengguna.
Sistem Pembayaran yang Aman
Selain itu, web toko online kamu harus memiliki sistem pembayaran yang aman karena memungkinkan pelanggan melakukan transaksi dengan nyaman, cepat, dan tanpa risiko kebocoran data.
Nggak cuma itu, untuk memastikan transaksi berjalan dengan aman, kamu harus menggunakan payment gateway terpercaya, SSL, 3D Secure Authentication, hingga memiliki berbagai metode pembayaran yang fleksibel.
Integrasi dengan Media Sosial
Integrasi media sosial dalam web berfungsi sebagai penghubung website dengan platform sosial seperti Facebook, Instagram, TikTok, dan WhatsApp. Sehingga bisnis Kamu bisa menjangkau lebih banyak pelanggan dan meningkatkan penjualan secara signifikan.
SEO dan kecepatan Website
Nah, nggak cuman itu kecepatan website merupakan faktor yang sangat penting karena dapat mempengaruhi pengalaman pengguna (UX) dan peringkat SEO di mesin pencari seperti Google.
Untuk meningkatkan kecepatan website, penting mengoptimalkan gambar, menggunakan caching, memilih hosting berkualitas, dan mengimplementasikan CDN. Website yang cepat, memiliki peluang untuk mendapatkan posisi terbaik di Google dan meningkatkan penjualan.
Cara Memilih Contoh Website Toko Online untuk Dijadikan Referensi
Tidak semua contoh website toko online cocok untuk ditiru begitu saja. Setiap bisnis punya produk, target pasar, dan anggaran yang berbeda. Supaya referensi yang kamu kumpulkan benar benar berguna, perhatikan beberapa hal berikut sebelum memutuskan konsep website toko online milikmu.
Sesuaikan dengan Jenis Produk
Toko fashion biasanya mengandalkan foto produk yang besar dan pilihan ukuran yang jelas. Toko elektronik lebih membutuhkan tabel spesifikasi dan perbandingan produk. Sementara toko makanan perlu informasi masa simpan, area pengiriman, dan cara pemesanan yang cepat. Saat melihat contoh website toko online, fokuslah pada toko yang menjual produk sejenis dengan bisnismu agar elemen yang kamu ambil memang relevan.
Perhatikan Alur Belanja dari Awal sampai Akhir
Coba posisikan dirimu sebagai pembeli. Mulai dari halaman utama, cari produk, masukkan ke keranjang, lalu lanjut ke halaman pembayaran. Catat berapa langkah yang harus dilalui dan bagian mana yang terasa membingungkan. Contoh website toko online yang baik biasanya membuat alur ini terasa singkat dan jelas, tanpa formulir yang terlalu panjang.
Lihat Tampilan di Perangkat Mobile
Banyak pembeli berbelanja lewat ponsel. Karena itu, buka setiap referensi di ponsel dan perhatikan apakah tombol mudah ditekan, teks mudah dibaca, dan gambar tetap tajam. Tampilan mobile yang nyaman adalah salah satu ciri contoh website toko online yang layak kamu jadikan acuan.
Cek Kecepatan Halaman
Halaman yang lambat bisa membuat calon pembeli pergi sebelum sempat melihat produk. Kamu bisa mengecek kecepatan sebuah halaman dengan alat gratis seperti PageSpeed Insights dari Google. Gunakan hasilnya sebagai gambaran, lalu pastikan website toko online yang kamu bangun nanti memakai gambar yang sudah dikompres dan hosting yang memadai.
Halaman Penting yang Perlu Ada di Website Toko Online
Selain fitur yang sudah dibahas di atas, ada beberapa halaman yang hampir selalu ada di website toko online yang tertata rapi. Halaman halaman ini membantu pengunjung menemukan informasi tanpa harus bertanya lebih dulu.
- Beranda: menampilkan produk unggulan, promo yang sedang berjalan, dan kategori utama secara ringkas.
- Halaman kategori: mengelompokkan produk supaya pengunjung bisa menyaring pilihan berdasarkan jenis, harga, atau ukuran.
- Halaman detail produk: berisi foto, deskripsi, varian, harga, dan stok yang selalu diperbarui.
- Keranjang dan checkout: merangkum pesanan, ongkos kirim, dan metode pembayaran dalam tampilan yang mudah dipahami.
- Tentang kami: menceritakan latar belakang brand sehingga pembeli lebih mengenal siapa yang mereka ajak bertransaksi.
- Kontak dan bantuan: mencantumkan nomor WhatsApp, email, atau formulir yang benar benar aktif dibalas.
- Kebijakan pengembalian: menjelaskan syarat retur dan penukaran barang secara terbuka.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Meniru Contoh Website Toko Online
Mengambil inspirasi dari contoh website toko online memang membantu, tapi ada beberapa kesalahan yang sebaiknya kamu hindari agar website yang kamu bangun tetap punya karakter sendiri.
Meniru Desain secara Utuh
Menyalin desain toko lain secara utuh membuat brand kamu sulit dibedakan. Ambil prinsipnya saja, misalnya tata letak yang rapi atau cara menampilkan promo, lalu sesuaikan dengan warna, logo, dan gaya komunikasi brand kamu sendiri.
Terlalu Banyak Fitur di Awal
Fitur yang menumpuk bisa membuat website berat dan membingungkan pengunjung. Mulailah dari fitur inti seperti katalog, keranjang, pembayaran, dan kontak. Fitur tambahan bisa dikembangkan secara bertahap sesuai kebutuhan pelanggan.
Mengabaikan Foto dan Deskripsi Produk
Pembeli online tidak bisa menyentuh produk secara langsung. Foto yang jelas dari beberapa sudut dan deskripsi yang lengkap, termasuk ukuran, bahan, dan cara perawatan, membantu mereka mengambil keputusan dengan lebih yakin.
Lupa Menyiapkan Halaman Kepercayaan
Halaman seperti tentang kami, kebijakan pengembalian, cara pembayaran, dan kontak yang aktif membuat pembeli merasa aman. Hampir setiap contoh website toko online yang dipercaya pelanggan memiliki halaman ini dan meletakkannya di tempat yang mudah ditemukan.
Langkah Membuat Website Toko Online Sendiri
Setelah mengumpulkan beberapa contoh website toko online, kamu bisa mulai merancang website sendiri dengan langkah berikut.
- Tentukan tujuan utama website, apakah untuk penjualan langsung, katalog produk, atau keduanya.
- Pilih nama domain yang singkat, mudah diingat, dan sesuai dengan nama brand.
- Tentukan platform yang paling cocok, misalnya WordPress dengan WooCommerce atau custom development, sesuai kebutuhan fitur dan anggaran.
- Siapkan konten utama seperti foto produk, deskripsi, harga, dan informasi pengiriman.
- Atur metode pembayaran dan pengiriman yang umum dipakai pelanggan kamu.
- Uji seluruh alur belanja di desktop dan ponsel sebelum website diluncurkan.
- Pantau performa website secara rutin, lalu perbaiki halaman yang kurang optimal.
Tips Agar Website Toko Online Mendatangkan Penjualan
Website yang bagus belum tentu langsung menghasilkan penjualan. Ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa kamu terapkan supaya website toko online benar benar bekerja untuk bisnismu.
Gunakan Kata Kunci yang Dicari Pembeli
Tulis nama produk, kategori, dan deskripsi dengan bahasa yang biasa dipakai calon pembeli saat mencari di Google. Hindari istilah internal yang hanya dipahami tim kamu. Cara ini membantu halaman produk lebih mudah ditemukan di mesin pencari.
Tampilkan Ulasan Pelanggan
Ulasan dari pembeli sebelumnya memberikan rasa aman bagi pengunjung baru. Minta pelanggan yang puas untuk memberikan ulasan, lalu tampilkan di halaman produk atau beranda. Pastikan ulasan yang kamu tampilkan asli dan tidak diedit isinya.
Manfaatkan Promo dengan Bijak
Promo seperti gratis ongkir, potongan harga untuk pembelian pertama, atau paket bundling bisa mendorong pengunjung untuk segera membeli. Tampilkan promo dengan jelas, lengkap dengan syarat dan batas waktunya, supaya tidak menimbulkan salah paham.
Hubungkan dengan Channel Promosi Lain
Website toko online akan lebih efektif jika terhubung dengan media sosial, WhatsApp, dan iklan digital. Arahkan trafik dari konten media sosial ke halaman produk yang relevan, bukan hanya ke beranda, agar pengunjung bisa langsung melihat produk yang mereka cari.
Evaluasi Data secara Berkala
Gunakan data kunjungan untuk melihat halaman mana yang paling sering dibuka, produk mana yang sering dimasukkan ke keranjang, dan di langkah mana pembeli berhenti. Dari situ kamu bisa memperbaiki bagian yang menghambat penjualan sedikit demi sedikit.
Jaga Konsistensi Stok dan Harga
Tidak ada yang lebih mengecewakan pembeli selain memesan produk yang ternyata sudah habis atau harganya berbeda saat dikonfirmasi. Biasakan memperbarui stok dan harga di website setiap ada perubahan, terutama jika kamu juga berjualan di channel lain. Konsistensi ini membangun kepercayaan dan mengurangi pembatalan pesanan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah contoh website toko online bisa dipakai untuk usaha kecil?
Bisa. Banyak contoh website toko online justru berasal dari usaha kecil yang tampil sederhana namun rapi. Yang terpenting adalah informasi produk jelas, alur belanja mudah, dan penjual gampang dihubungi.
Platform apa yang cocok untuk website toko online pemula?
Untuk pemula, WordPress dengan WooCommerce cukup fleksibel karena banyak tema dan plugin yang bisa disesuaikan. Jika kebutuhanmu sangat spesifik, custom development bisa menjadi pilihan meski biasanya membutuhkan waktu dan biaya lebih besar.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat website toko online?
Durasinya tergantung jumlah halaman, fitur, dan kesiapan konten. Website sederhana bisa selesai lebih cepat, sedangkan website dengan banyak integrasi membutuhkan waktu lebih lama. Menyiapkan materi produk sejak awal akan sangat mempercepat prosesnya.
Apa yang membedakan website toko online dengan marketplace?
Di website toko online, kamu punya kendali penuh atas tampilan, data pelanggan, dan cara berkomunikasi dengan pembeli. Website juga menjadi aset jangka panjang yang memperkuat brand. Banyak bisnis tetap memakai keduanya, lalu mengarahkan pelanggan setia ke website sendiri.
Apakah website toko online tetap perlu dirawat setelah jadi?
Ya. Website perlu diperbarui secara berkala, mulai dari plugin, keamanan, hingga konten produk. Perawatan rutin membuat website tetap cepat, aman, dan nyaman dipakai pelanggan.
Jadi, itulah beberapa contoh website toko online yang bisa Kamu jadikan referensi dan inspirasi untuk bisnis Kamu. Jangan sampai tertinggal, segera buat website untuk toko online supaya memaksimalkan peluang penjualan.
Nah, buat yang lagi berencana untuk membuat website untuk membantu penjualan toko online kamu tapi masih bingung dimana? LOPOKOPI.CO bisa menjadi pilihan tepat untuk Kamu.
Untuk biayanya sendiri Kamu nggak perlu khawatir, website yang di develop LOPOKOPI.CO dijamin harganya terjangkau sudah dapat banyak benefit.
Nggak cuma itu, LOPOKOPI.CO sudah dipercaya banyak perusahaan dari berbagai industri untuk pembuatan website. Jadi nggak perlu ragu, yuk segera buat website toko online di LOPOKOPI.CO sekarang juga!
Kalau website kamu belum menghasilkan leads atau penjualan, minta audit website gratis dari tim kami. Kami cek kecepatan, alur konversi, dan SEO dasar, lalu kasih rekomendasi perbaikan yang paling berdampak.






